Saya Bersepeda

Belum lama ini saya membaca blognya Titiw mengenai kebanggaan beliau bersepeda. Setelah membaca postingan tersebut, bukan hanya saya membaca apa yang Titiw rasakan, melainkan ada rasa bangga juga di hati saya . Entah kenapa, setiap ada orang yang naik sepeda karena alasan cinta, hemat atau peduli lingkungan, atau apalah, ada rasa bangga menyelinap di hati saya. Mungkin karena saya juga suka naik sepeda. :)

Naik sepeda  itu sehat. Danu bahkan mengutip sebuah majalah sepeda, alasan-alasan mengapa kita bersepeda. Sebab ternyata disana akan kita dapatkan, bahwa alasan naik sepeda bukan hanya demi kesehatan, melainkan pula demi penghematan dan keamanan.

Saya kutip sedikit:

  • Jika 1/3 saja dari perjalanan pendek menggunakan mobil digantikan bersepeda, maka resiko penyakit jantung secara nasional akan turun antara 5 hingga 10 persen (Bikes not Fumes, CTC, 1992)
  • Sepeda sama sekali tidak menimbulkan polusi udara dan lebih sedikit polusi suara
  • Sepeda yang baik akan bertahan lebih dari 10 tahun

Silahkan baca di blognya Danu di sana untuk info-info lebih lanjutnya :)

Saya sendiri setiap hari ke tempat kerja naik sepeda. Bukan hanya ke tempat kerja, ajak anak istri jalan-jalan, ke pasar, ke puskesmas, hingga main ke rumah teman, semuanya naik sepeda. Alasan utamanya bukan karena saya tipikal manusia purba yang tidak bisa mengendarai kendaraan bermotor (sumpah saya nggak bisa nyetir mobil), tapi mungkin karena senang. Saya cinta mengayuh sepeda. Rasa-rasanya angin itu sungguh semriwing menyapa rambut kalau sedang naik sepeda.

Sepeda memang bukan barang baru buat saya. Saya dan sepeda punya sejarah. Mertua saya tukang sepeda. Ayah beliau hingga kakeknya memang tukang buat sepeda.  Profesi yang hampir mirip kini ditekuni oleh kakak ipar saya, berdagang sepeda. Walaupun saya sendiri tidak bisa membetulkan ban kempes (haha, ngaku dot kom) tapi minimal saya punya beking gitu lah kalau ada apa-apa dengan sepeda. Hehe.

SAYA BERSEPEDA adalah slogan kampanye yang di buat untuk membantu para pesepedawan dan pesepedawati dalam mengayuh sepeda mereka :)

saya bersepeda

poster di buat dari olahan gambar pada La Vuelta yang dimulai di Drenthe 2009.

Ada kategori baru di blog ini, namanya sepeda. Mungkin bisa membantu teman-teman yang berbahasa Indonesia dalam bersepeda. Sementara berikut ini, adalah beberapa website Indonesia yang memfokuskan dirinya ke sepeda:

  • sepeda.wordpress.com: ini adalah salah satu website favorit saya. Diam-diam seringkali mampir ke sana sebagai silent reader. Beritanya menarik, lucu dan berisikan informasi seputar sepeda tua (onthel) yang ada di Indonesia. Punya tag yang keren “STOP JUAL SEPEDA KUNO KE LUAR NEGERI”. Kalau suka bersepada dan punya sepeda kuna, direkomendasikan jalan-jalan ke website ini
  • www.sepedaku.com: Komunitas penggemar sepeda Indonesia. Punya jaringan sosial sendiri melalui facebook. Disponsori oleh salah satu usaha telekomunikasi di Indonesia. Format website adalah forum tempat anggotanya berbagi cerita. Ada posting yang lumayan menarik, diantaranya adalah “Mengantuk saat mengayuh
  • b2w-indonesia.or.id: B2W singkatan dari Bike To Work, yaitu Berangkat Kerja Menggunakan Sepeda. Komunitas ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Kalau tidak salah pada tahun 1997 di California, US pun sudah terbentuk. Memang menggunakan sepeda untuk berangkat kerja atau bagian dari pekerjaan sudah menjadi tradisi di RRC mapun Belanda sejak benda itu hadir di sana. Namun komunitas yang benar-benar menggunakan sepeda untuk transportasi kerja di Indonesia ada diwakili oleh website ini. Isi websitenya lumayan menarik, diantaranya adalah mengikuti perjalanan Rahma Yunara yang berkeliling Indonesia dengan sepeda
  • idfoldbike.multiply.com: Website komunitas pengguna sepeda lipat Indonesia. Jika menggunakan sepeda lipat atau tertarik dengan sepeda lipat, mungkin ada baiknya mampir ke website ini. Saya kutip dari website mereka sebentuk informasi yang hadir sebagai bagian halaman utama “Anyone who is interested in folding bike, you are already a member of this site. Don’t limit your possibilities! PERHATIAN! Dilarang keras berjualan di site ini kecuali untuk kepentingan komunitas. Posting berjualan tanpa ijin akan segera di hapus.”

SAYA BERSEPEDA niatnya memang mau bagi-bagi file gratisan berupa olahan gambar yang dapat digunakan oleh pesepedawan-pesepedawati dalam menyemangati dunia persepedaan di muka bumi ini. :)

Silahkan download file kartu pos SAYA BERSEPEDA di atas:

Salam olahraga! Selamat bersepeda! :)

This entry was posted in sepeda, tips and tagged . Bookmark the permalink.

12 Responses to Saya Bersepeda

  1. Amd says:

    Ah, jadi ingat kalau ID YM Bang Aip juga “sepeda…”

    Sayangnya, Bang, kebijakan pemerintah sini sepertinya kurang bersahabat dengan pengendara sepeda… Jalan yang “sumuk”, tanpa jalur khusus, dan pengendara yang amburadul, membuat menggenjot sepeda di sini layaknya ikutan kuis Fear Factor. Lagipula, di keluarga Indonesia saat ini, unsur gengsi sepertinya lebih mengalahkan fungsi dalam pertimbangan memilih kendaraan yang tepat untuk anak. Jadi meski batas usia minimal kepemilikan SIM sudah dinaikkan jadi 17 tahun, tetap saja banyak anak SMP yang sudah punya SIM tuh.. jangan tanyain gimana dapatnya yaaa

    Anyway, di sekolah saya ada larangan tegas menggunakan sepeda motor. Setiap anak hanya diperbolehkan menggenjot sepeda ke sekolah. Lumayan efektif, apalagi jalan masuk ke sekolah saya masih terhitung sepi (5 km masuk hutan…), dan terbukti, para siswanya sehat-sehat, upacara bendera aja jarang yang pingsan..

    –0–

    Wah bagus tuh kebijakan sekolahnya. Apa nama sekolahnya Med? Perlu saya buatkan poster 😉

  2. zam says:

    bersepeda di Jakarta itu sama saja dengan cari mati, kang.. 😀

    pengendara kendaraan bermotor itu ndak mau ngalah dan menjajah pejalan kaki dan pengguna sepeda.. 😀

    –0–

    Sebelum posting ini, istri saya sambil membelalakkan mata berkata “Do you want to kill all your friends in Jakarta to ask them to cycling there?”

    Saya ngakak ndengernya Zam. Teori kamu diatas benar adanya memang untuk di JKT 😀

    BTW, namanya JKT atau JCKT ?

  3. hedi says:

    yang dibilang Zam bener, tapi lebih bener lagi…saya belum mampu beli sepeda yg harganya paling murah 700 ribu itu :(

    –0–
    Sebentar lagi, bisa, Mas Hedi. :)

  4. adipati kademangan says:

    ha wong saya berangkat kerja jam 5 pagi nyampe tempat jam setengah 7, itupun naik bis. Coba kalau naik sepedah, bisa ngalah-ngalahin mbok tukang sayur kulakan :( .

    –0–
    Saya berdoa semoga Adipati diberi rejeki bisa punya kesempatan naik sepeda ke kantor :)

  5. omnoba says:

    bang, gambarnya aku bajak yah. keren banget hehehe.
    aku sekarang di jogja bang. enak bersepeda disini. banyak jalan alternatif sepeda en situasi di jalan rada bersahabat. pengendara sepeda dapat prioritas bang he3x. enak juga ngerasain rambut digerai angin, badan bergerak ringan en yang paling enak, menyaksikan timbangan bergerak mundur he3x
    @hedi
    aku juga sekarang mulainya dari sepeda bekas. walau harus diakui kata amd, acara fear factor menjadi acara wajib sehari2. positifnya, bikin dekat ama yang maha kuasa, jadi rajin berdoa sebelum en sesudah berangkat hehehe.

    –0–

    bikin dekat ama yang maha kuasa

    Whehehe, bisa aja perumpamaannya.

  6. DeZiGH says:

    Sayah sih berjalan kaki dari kosan ke kantor…

    –0–

    (*Salut*)

  7. Iya, asyik sekali kalo bersepeda. Dulu saya dari SD-SMP selalu bersepeda kalo ke sekolah. Pas SMA paling minggu aja keliling kota. Tapi…

    Sepeda sama sekali tidak menimbulkan polusi udara dan lebih sedikit polusi suara

    Pernyataan ini salah loh! Bersepeda bisa juga menimbulkan polusi udara walau pun memang tidak separah kendaraan bermotor. Apalagi jika pengendaranya berkeringat banyak banget. Wuih… pasti sekelilingnya terpolusi udara.

    Hehehe… cuma becanda kok bang.

    –0–

    Whehehe, bisa aja Mas Dewo.
    Anyway, soal keringat. Itu kan terjadi dalam kondisi udara yang memungkinkan si pengendara berkeringat banyak. Yang jadi pertanyaan, bagaimana kalau suhu tidak mengijinkan beliau berkeringat banyak? Misalnya, bersepeda dalam cuaca bersuhu -3 C?

    (*Huehehe, makin ngawur dah saya*)

  8. fety says:

    Alhamdulillah bisa merasakan bersepeda ke kampus, jalan-jalan mengitari kompleks perumahan, termasuk jalan-jalan kemana-mana. Walaupun capek, kerasa badannya enak dan segar. abis tiap pagi dan malam mesti mengenjot sepeda:)

    –0–

    Wah saya senang nih, ada yang senasib menggenjot sepeda

  9. titiw says:

    Bang aip pa kabaaaaaar? Lagi iseng2 ngecek link tautan di blog aku, ternyata ada di blognya bang aip! Haha.. Alhamdulillah sejak bli sepeda sejak 2009 lalu bang, sy ttp rutin sepedaan. Meskipun gak pake sepeda sendiri, tapi di kantor ada sepeda yang bisa dipake. Sehingga kalo lagi galau sore2 tinggal muter2 taman langsat deket kantor, keringetan, gembira ria gembira loka lagi deh. Haha.. Trus.. Masih rajin sepedaan bang? :)

    –0–

    Masih Tiw. Sejam sehari kalo berangkat ke stasiun kereta untuk memburuh :) Saya baik terimakasih :)

  10. Omiyan says:

    bangaip aku ijin menggunakan gambarnya ya buat di FB ….

  11. Omiyan says:

    aku ijin untuk disini bang ….

    http://www.facebook.com/pages/Garasi-Sepedaku/289915874370406

    kalau ga berkenan konfirmasi ya

  12. wah makasih infonya gan :) sangat berguna banget,,hehe salam gowes untuk smua yah :)

    oya gan ane juga ada artikel tentang bersepeda lainnya nih http://www.elementmtb.com

Leave a Reply