Resolusi 2010: Kandang Burung

Bangaip punya ide untuk melakukan kegiatan yang dilakukan secara temporar. Di benak dia eksekusinya hanya sehari yaitu pada tanggal 4 April 2010 (hari minggu) seharian penuh.

Basis idenya adalah menyediakan halte sementara untuk berteduh bagi burung-burung yang sering ada di Jakarta, seperti burung gereja dan burung-burung kecil lainnya.

Karena tidak yakin idenya sukses. Dan tidak mungkin melaksanakan sendirian. Ia lalu meminta bantuan teman-temannya di SERRUM dan bantuan teman-teman lainnya di dunia nyata dan dunia maya. Ternyata beberapa orang merespon dengan baik sekali. Bahkan ketika akun facebook dibuat, lima orang sudah daftar tanpa diberitahu dan diundang.

Ah… Ah… Ahh… Silahkan lihat di sana untuk lebih lanjutnya :)

I love you, All

This entry was posted in bangaip, cerita_kerja, sehari-hari and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Resolusi 2010: Kandang Burung

  1. Redy says:

    Kayanya perlu ditiru di kota lain tuh… Ato udah ada, ya?

  2. dodo says:

    boleh tau latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini, bang?

  3. Jangan dibuatkan kandang. Tapi ditanamkan pohon saja. Di situlah rumah burung yang sebenarnya.

  4. bangaip says:

    @Redy: Sudah ada ternyata project ini, di Vancouver.

    @Dodo: Sederhana niatnya, Mas. Cuma ngasih burung tempat berteduh sementara.

    @Dewo: Saya amat setuju sekali, Mas Dewo. Project penanaman bibit pohon telah dimulai sejak tahun lalu oleh bangaip.org. Sayang sekali masih lama tumbuhnya di daerah-daerah tertentu. Apalagi bibit pohonannya diprioritaskan tepat guna (jadi bisa dinikmati hasilnya oleh penanam dalam jangka beberapa tahun yang akan datang). Halte burung ini rencananya diprioritaskan di lingkungan baru (model cluster/kompleks perumahan RSS) di daerah suburban. Adanya halte buat burung mampu menstimulasi pertumbuhan organisme baru di lingkungan baru (*Ah kira-kira nama kerennya Go Green kali yaa, hehe*) dan juga baik untuk konservasi. Selain itu, apabila halte ini bisa dilokalisasi, mampu juga menjadi sarana pendidikan buat mengenalkan anak-anak jenis-jenis burung yang ada di lingkungan mereka.

  5. edratna says:

    Saya pernah ke Saung ngklung Udjo, mereka menanam pohon-pohon an, yang membuat para burung berdatangan, dan disediakan makanannya. Mungkin konsep ini bisa ditiru dan juga bisa dieksplore yang lebih baik, dan mungkin lebih mudah dalam pelaksanaannya.

    Btw, rumahku rajin didatangi burung gereja, malah terkadang masuk ke rumah….

    –0–

    Terimakasih Bu atas sarannya. Baik sekali masukan ini :)

  6. Riki Pribadi says:

    knapa musti burung bang aip??

    –0–

    Sebenarnya sudah ada jawabannya. Tapi baiklah, ini saya beri link jawabannya :)

  7. love you more, bangaip =P

    –0–

    Terimakasiih… Terimakasiihh.. :)
    Nanti pas nyebar kandangnya, Mbak pito ikutan yaa :)

  8. titiw says:

    Keren bang programnya.. Ntar dishare deh ke temen2 yang lain.. πŸ˜€

    –0–

    Terimakasih Tiw… Terimakasih euy :)

Leave a Reply