7KC – Tujuh; Buku Cilincing Brotherhood II

Banyak orang yang menunggu-nunggu, apa isi dan pamungkas dari seri Tujuh Keajaiban Cilincing yang ditayangkan di web bangaip dot org ini sejak tahun 2009 lalu. Jawabannya memang anti klimaks. Yaitu, buku.

Sebuah buku, judulnya Cilincing Brotherhood II: 7 Keajaiban Cilincing.

Buku itu memang bukan sebuah teka-teki. Beberapa isinya, seperti keajaiban Cilincing dari satu sampai enam, sudah ada di blog ini. Dengan sedikit usaha, anda bisa baca secara damai dan sukarela. Namun beberapa sisanya, terangkum di sebuah buku. Dengan lebih dari tujuh judul. Sebab ternyata melihat daftar isinya, Cilincing memiliki lebih dari tujuh keajaiban.

Lantas mengapa masih nekat diberi judul tujuh? Toh isinya lebih dari tujuh. Apakah itu angka keramat?

Tentu saja tidak.

Satu-satunya keramat yang saya tahu adalah Keramat Tunggak. Lokalisasi pelacuran yang digusur demi membangun rumah ibadah yang akan diklaim sebagai rumah ibadah terbesar di Asia Tenggara. Menyisakan para penghuni dan pengunjungnya dahulu tersingkir di sekeliling rumah ibadah tersebut. Untuk transaksi di gang-gang sempit kumuh milik warga di depan tatapan mata telanjang para balita. Kapan saja ketika uang ada.

Maka itu, tentu saja angka tujuh bukan angka keramat. Hanya sekedar bukti kecil keras kepala saya saja. Hehe.

Namun banyak orang yang bertanya-tanya.  Apa yang terjadi dengan buku pertama. Cilincing Brotherhood I: Baca Dulu Bayar Belakangan.  Untuk menuntaskan keingintahuan tersebut, tanpa ragu-ragu. Ini lah bocoran resmi Buku Cilincing Brotherhood I.

  • Buku Cilincing Brotherhood I di cetak dua kali. Pertama 15 buku. Hanya kepada pemesan. Anehnya, belum sampai ke tangan pemesan sudah habis duluan. Maka dicetak sekali lagi (lebih tepatnya, fotokopian) kedua; 17 buku. Habis total. Bahkan saya sendiri yang membuat tidak punya kopinya.
  • Masih ada empat orang pemesan yang sampai detik ini tidak kebagian bukunya. Dan pada April nanti akan ditunaikan haknya.
  • Ada pertanyaan, “Kenapa bukunya dijual tidak dibagi gratis?”
  • Jawabannya; karena uang hasil penjualan buku telah dapat membantu biaya persalinan sebuah keluarga kecil sehingga seorang bayi lahir dengan selamat dan satu lagi berhasil membayar penghulu untuk upacara pernikahan seorang pemuda (*yang entah kenapa batal akibat sang gadis kabur begitu melihat sang penghulu. Runaway bride*) .
  • Harga per buku adalah Rp 47.500. Karena harga fotokopinya memang segitu. Tanpa mengambil untung apa-apa, dijual pun dengan harga yang sama. Dari total 32 eksemplar, tiga disumbangkan. Sisanya dijual dengan cara membaca dahulu bayar belakangan. Dari buku yang tersebar tersebut yang membayar adalah sekitar 79.31% pembeli. Sisanya mungkin lupa :) Ajaibnya, dari 79.31% tersebut, uang hasil penjualan mampu memenuhi target (bayar tagihan rumah sakit dan penghulu).  Terimakasih yaaa para pembeli…
  • Akan dicetak lagi, cetakan ke tiga. Untuk memenuhi janji. Enam buku saja. Salah duanya, buat saya dan putri saya, Novi Kirana.
  • Niat jual buku, memang tidak didasari hitungan bisnis. Benar-benar amatir dan terlihat kampungan sekali. Syukurlah ternyata dari situ dapat kenalan baru, serta saudara (dan saudari tentunya) yang luar biasa baik dan penuh dukungan. Sekali lagi terimakasih yaa…
  • Buku Cilincing Brotherhood I mendorong bangaip untuk menulis lagi, yaitu buku Cilincing Brotherhood II.

Okay, jadi sekarang anda sudah tahu, apa yang terjadi dengan buku pertama :)

Maka, ijinkankanlah saya untuk memperkenalkan buku kedua. Cilincing Brotherhood II; 7 Keajaiban Cilincing

  • Jika buku pertama diinspirasi dari hal-hal yang terjadi ketika bangaip masih tinggal di sana. Maka buku kedua diilhami dari beberapa peristiwa aneh ketika bangaip tidak lagi tinggal di Cilincing dan suatu hari pulang kampung, ke Cilincing tercinta.
  • Beberapa tulisan yang tadinya tidak boleh terbit karena (katanya) menyinggung perasaan beberapa orang, akhirnya bisa terbit. Alasannya simpel, telah tercapai kompromi sesuai anjuran Odoy, seorang sahabat sekaligus tokoh dalam tulisan. Kata beliau kepada beberapa yang terbangkit amarahnya ketika proses editing; “Buku ini emang ngeselin. Tapi kalo bacanya bikin bete, anggep aja fiksi non ilmiah. Lo tau ga fiksi non ilmiah? Kalo lo nggak tau, cari tau dulu. Kalo udah tau, sukur deh”
  • Sama seperti yang pertama, ini pun akan amatir dan kampungan sekali. Cara cetak bukunya pasti akan di fotokopi saja.
  • Walapun begitu, mendapat kehormatan. Dengan kata pengantar dari tiga tokoh pendekar besar dunia persilatan blog Indonesia. Antara lain adalah; Bapak Harry Sufehmi, Ibu Enny (edratna) dan Imam Mbelgedez.
  • Harga jualnya masih belum tahu, yang pasti jangan mahal-mahal laah.
  • Belum berniat dicetak di penerbitan utama (major label).
  • Akan disebar dalam hari tertentu dan tempo tertentu di Jakarta saja. Pada satu hari di bulan April 2010. Maaf, apabila terkesan diskriminasi. Apabila pesan, mungkin untuk teman-teman yang di luar Jakarta juga dapat menikmatinya.
  • Cilincing Brotherhood punya klub di facebook.
  • Disain cover buku masih sama konsepnya, berdasarkan seni rajah tubuh.  Kali ini yang membuat adalah Atto, salah satu seniman tatto dari SERRUM yang namanya makin meroket gara-gara sering merajah gadis-gadis internasional.
  • Masih sama niatnya dengan buku pertama.
  • Ada bonusnya… Apa? Masih rahasia.

Maka itu, silahkan pesan di sini :)

Sampai jumpa!

    This entry was posted in bangaip, Orang Indonesia, sehari-hari and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

    15 Responses to 7KC – Tujuh; Buku Cilincing Brotherhood II

    1. edratna says:

      Bangaip.
      Untuk buku pertama, saya pesen dua lagi ya, bukuku masih berkeliling terus ke teman anak-anakku yang sulung
      Dan buku kedua…pesan dua juga….
      Bonus, tanda tangan penulis ya

      Hmm April nih kok ya saya banyak undangan teman dekat, dan ada satu yang sangat penting karena mendampingi teman yang putranya terkena narkoba…sedih sekali…semoga nggak tabrakan sama acaranya bangaip ya

    2. adipati kademangan says:

      yang pasti saya pesen dong Cilincing Brotherhood II.
      nama dan alamat serta email masih tetep sama, Masih disimpen kan bang 😛

    3. Kimi says:

      Bang Aip, saya mau pesan dong Cilincing Brotherhood II. Untuk melengkapi koleksi yang pertama. 😀

    4. morishige says:

      bang aip… saya pesen juga ya Cilincing Brotherhood II? kirimnya ke jogja tapi. 😀
      kalo bisa, ntar kita email2an deh ya? 😀

    5. titiw says:

      Yeah! Aku komentator ke 5! Sesuai dengan angka keberuntungan. Hihihihi.. Eh eh eh booow. eike juga pesen enih buku ke 2 ya.. Boleh deh 2 biji biar lebih gemanaaa gitu… hihi.. abis buku pertamaku melanglang dari teman ke teman dan pada doyan.. Jadi buku ke 2 ini aku pesen 2. 😀 Oh iya, buku pertamaku belum ditandatangan lho.. *manyum* jadi yg kedua ini kudu dikasi signecer dan bonusnya dobel. HAHHAHAHA!!! 😀

    6. bitch, the says:

      AKU PESEN SATUUUUUUUUUUU!!!
      oh, tante sofi juga pesen atu. inget kan? tante2 yg pake motor GL pro ke gambir ngejar bangaip? 😀

    7. Guh says:

      Saya satu Bang.

      Ehm.. yg kemarin udah bayar belum ya? *amnesia* Kalo ternyata belum, bagian marketing/debt kolektor suruh nagih ya Bang 😉

    8. Indie_ana Jones says:

      saya pesesn satu ya Bang…pake ttd juga boleh eh harus :-)

    9. sufehmi says:

      pesan satu bang ! thanks 😀

    10. [Gm] says:

      Bangaip, boleh dikirim ke luar Jakarta itu bisa ke luar negeri gak? Eh, tapi nanti malah mahal di ongkos daripada bukunya. Doh, pengen baca :(… versi e-book ada gak, Bang? Ntar ngeprint dan njilid sendiri deh hehehe.

      –0–

      Di balas nanti melalui email, Mas Gm :)

    11. dodo says:

      saya kan udah gabung bangaip fans club, so wajib pesen satu nih bang! he..he..

    12. Alfi says:

      Aku pesen ya bang…

    13. itikkecil says:

      bang aip saya sudah pesen di fb. tapi pesen lagi deh biar gak lupa….

    14. galeshka says:

      aku satu juga bang 😀

    15. cek imel, bang 😀

      –0–

      Sip Mas Joe. Sudah dibalas :)

    Leave a Reply