
Information on KLIA (Kuala Lumpur International Airport) mosque. It says ‘Don’t sleep inside the mosque’
Update Harian Bangaip

Information on KLIA (Kuala Lumpur International Airport) mosque. It says ‘Don’t sleep inside the mosque’

Saya putuskan untuk tidak turun surfing pagi itu di pantai Karang Papak. Sudah sekitar enam tahun lalu terakhir mengunjungi Pelabuhan Ratu. Ada baiknya jalan-jalan pagi ini menyegarkan ingatan kembali. Ouch, lupa pakai sendal. Untunglah tidak ada masalah.

I was walking along Cimaja beach. There are few children playing soccer on the other side of the beach. It was 7 o’clock in the morning and the wave is already well enough to ride on. Blue sky, 27°C sea temperature, beach break, sunny day, delicious coconuts are completely the best ways to start a day.

I woke up in the morning and go to the beach to check the wave before we went surf. Three surfer from Jakarta already on water waiting for upcoming points.

Sore itu Bina bertanya dimana saya akan menginap. Saya bilang bahwa Bobby merekomendasikan penginapan Flamboyan dekat Karang Papak. Penginapan itu murah dan bersih. Hanya perlu membayar seratus ribu rupiah permalam untuk tidur. Bina bilang, lebih baik menginap saja dirumahnya. Orangtuanya pun amat ramah. Malam itu kami makan bancakan, ramai-ramai bersama keluarga memakan nasi di atas daun pisang dengan lauk ayam bumbu kuning dan terong bulat. Malam itu saya tertidur lelap sekali. Ketika bangun pagi, ini pemandangan di luar jendela.

Cikembang Beach is one from many great points in Cimaja surf spot, Indonesia. It has a good reputation to accommodate from beginner to advance level surfer. Unfortunately there is a sand and stone mining in other side of the hills when we were there to surf. Local police just directly goes to the mine office without any attention to our heads without helmets on small motorbike.