Lapor Kejahatan? Telpon 112 atau SMS 1120

Akhir-akhir ini banyak rekan-rekan (termasuk anggota keluarga) yang bekerja sebagai polisi agak tersinggung dengan beberapa tulisan terakhir saya yang sedikit banyaknya memiliki kata ‘polisi’ atau ‘penegak hukum’.

Bapak-bapak ibu-ibu, kalau tersinggung… Maapin saya yaak 😉

Sumpah saya tidak ada niat melecehkan polisi. Baik sebagai personal, hingga profesi. Buat saya Polisi Indonesia yaa sama sebagaimana pekerjaan lainnya di muka bumi Indonesia. Punya kebanggaan, profesionalitas, dedikasi dan tentu saja intrik-intrik yang menyertainya. Bedanya hanyalah, kebanyakan umumnya Polisi menenteng senjata api kemana-mana. Baik di tempat kerja hingga ke jalan raya.

Tidak mungkin saya melecehkan polisi, dong? Saya tidak punya bedil. Andaipun punya, pasti itu bukan punya saya. Hehehe. Dan andaipun ada didekatnya, pasti saya tidak berani memegang senjata. Takut meletus sembarangan, sih. Hehehe.

Jadi begini bapak-bapak ibu-ibu polisi; Kalau kerja kalian baik yaa pasti saya dukung, Kalau kerja kalian buruk, yaa paling saya tertawakan. Mau bagaimana lagi coba? Tidak mungkin saya menembak kalian karena prestasi yang buruk. Andaipun mau menembak, senjata satu-satunya yang saya punya, paling cuma senyum. Menembak sambil sedekah 😀

Tapi percayalah, sebenarnya saya suka loh pekerjaannya Polisi. Terutama polisi Jakarta, kampung saya. Bayangkan, itu kota besar dengan jumlah penduduk belasan juta. Kok yaa aman-aman saja. Sumpah mati saya lebih takut jalan-jalan sendirian di kota Detroit, Amerika Serikat pada pukul sebelas malam ketimbang jalan-jalan di Pasar Minggu, Jakarta di saat yang sama.

Dengan rasio 1:1200 yang berarti setiap satu polisi melayani 1200 orang penduduk, menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan warga Jakarta hidup dan beraktifitas bukanlah hal yang mudah. Dan saya salut akan hal tersebut. Jika memang ada satu dua orang yang agak ngawur di korps Kepolisian tentulah itu kita harap bisa diselesaikan dengan baik. Kalau tidak bisa, kami (minimal saya deh) sebagai warga berusaha sebisa mungkin membantu apabila diminta.

Beberapa hari lalu Sigit, seorang rekan dari SERRUM mengirim pesan ke saya, “Bangaip, ajegile! SERRUM menang lomba mural. Alhamdulillah uang menangnya bisa dipake buat nambah-nambah SERRUM bayar kontrakan buat tahun depan”

Dan yang lebih kaget lagi setelah saya lihat mural (lukisan dinding) tersebut adalah sebuah himbauan untuk masyarakat Jakarta, agar melapor polisi di nomor telepon 112 atau SMS di 1120 bila melihat kejahatan.

Ini mural yang ada di Pluit, Jakarta. Propagraphic (artinya propaganda melalui seni grafis. Gerakan yang dimotori temen saya RM ‘Ombow’ Herbowo dan Arief ‘Arman’ Rachman dan diadopsi SERRUM sejak 2005) menang dengan tekhnik airbrush.

Team Propagraphic SERRUM (yang difoto kebetulan adanya hanya Atto, yang lain sedang makan, motret, rekam video, atau megangin tangga) beraksi di Pluit.

Team Propagraphic SERRUM (yang difoto kebetulan adanya hanya Atto, yang lain sedang makan, motret, rekam video, atau megangin tangga) beraksi di Pluit.

Mural yang sudah jadi

Mural yang sudah jadi

Sementara ini yang di Pasar Senen, Jakarta. Teman-teman SERRUM yang dikomandani Sigit ini berhasil pula menyabet hadiahnya.

Sebelum memulai, teman-teman SERRUM bergaya dahulu di depan dinding yang telah di sketsa

Sebelum memulai, teman-teman SERRUM bergaya dahulu di depan dinding yang telah di sketsa. Yang paling depan itu Sigit (Hi Git! :P)

Mural yang sudah jadi. Kalau anda beruntung, jika mampir di Senen maka muralnya masih ada

Mural yang sudah jadi. Kalau anda beruntung, jika mampir di Senen maka muralnya masih ada

Tanpa banyak cing-cong, teman-teman SERRUM memang mengaku bahwa mural-mural tersebut memang bagian dari kompetisi yang diadakan oleh Polisi Jakarta. Dan tentu saja posisi Polisi yang sedang terjepit akhir-akhir ini ternyata mampu membuat satu dua suara bertanya seperti, “Itu dari Polisi? Lagi cari muka yah sama warga?” atau “Paling ini proyek cuci uang polisi di akhir tahun yah?” atau “Pasti orang Jakarta suka cuek kalo ada kriminal, makanya dikasih pesan seperti itu?”

Hmhh, mau bilang apa coba kalau ditanya begitu? Saya bukan Humas Kepolisian RI. Paling jawab saya hanyalah, “Yaah, kita prasangka baik saja lah. Anggap saja ini kampanye polisi biar Jakarta aman. Itu kan niat baik. Dan kalau niat baik, yaa kita dukung. Kalaupun dapat hadiah yang bisa bayar kontrakan, anggap saja itu bonus dari kerja keras dan hasil yang memuaskan”

Seperti yang sudah saya bilang di atas. Sebagaimana kota yang memiliki manusia luar biasa banyaknya, Jakarta memang relatif aman. Maaf-maaf nih kalau tersinggung, tapi dibandingkan Istanbul, Moskow atau apalagi New York, Jakarta memang masih relatif aman euy. Sebab bisa jadi polisinya bekerja dengan baik. Atau bisa jadi pula warganya saling bahu membahu menjaga ketertiban antar sesama.

Jadi, apabila anda lihat kejadian kriminal aksi tindak kejahatan di depan muka, jangan ragu-ragu menelpon 112! Atau kalau masih takut juga, SMS 1120.

Mungkin dengan begitu, anda bisa menyelamatkan nyawa sesama.

This entry was posted in cerita_kerja, Orang Indonesia, Republik Indonesia, sehari-hari and tagged , , . Bookmark the permalink.

12 Responses to Lapor Kejahatan? Telpon 112 atau SMS 1120

  1. manusiasuper says:

    Sigit mirip Ice Cube ya bang… :mrgreen:

    Itu nomer buat jakarta saja ya bang? soalnya di sini saya belum ketemu sosialisasi serupa, paling ada himbauan lapor kalau ada yang merasa dirugikan dengan tindakan anggota POLRI.

    Lapornya kemana, mbuh…

    Jujur saja bang, saya pesimis dengan dengan evaluasi internal macam begini, tidak hanya polisi, tapi juga institusi negara lain, termasuk tempat kerja saya.

    Dari hotline yang tiap hari ada di koran lokal ini, saya melihat 90 persen tanggapan yang diberikan adalah bantahan. Misalnya saya mengeluhkan prilaku suap aparat kelurahan lewat SMS ke koran, pasti tanggapan dari LURAHnya adalah sanggahan. Bukannya mencari tau pengaduannya benar atau salah…

    –0–

    Jangan pesimis, Mas Fadil. Kita masih bisa melakukan sesuatu yang berbahaya, yaitu ‘berharap’ dan mewujudkan harapan itu :)

    Soal Sigit, dia mah sering diajak ngomong bahasa Inggris ama orang tak dikenal di pinggir jalan. Hihihi, ada-ada aja deh

  2. guno says:

    aw..aw..aw..

    –0–

    Hehe, makasih Kak Gun atas upayanya dalam merekam video acara muralisasi Jakarta ini :)

  3. Ini adalah langkah yang positif dari kepolisian. Kita dukung langkah positif ini sambil tetap memperbaiki yg negatif.

    Salam.

    –0–

    semoga salam ini direspon positif juga dari Polri :)

  4. quinie says:

    tok tok..mampir pak.
    btw, sayah udah lama di daerah senen, baru liat ada grafiti ini… ada ya? ntar sayah liat lagi deh

    –0–
    Selamat datang :)
    Sudi mampir, Mbak

  5. mbelGedez™ says:

    .
    Kerja yang luwar biyasa hebad. Selamat buat SERRUM !!!

    –0–

    Makasih Mas Mbel. Akan disampaikan selamatnya pada teman-teman SERRUM

  6. edratna says:

    Kereeen……selamat buat teman-teman di SERRUM

    Saya cinta sama polisi lho…tanpa mereka negara kita tak aman.
    Dan Jakarta relatif aman, lha saya suka pulang malam naik taksi aman-aman aja.

  7. polisiku says:

    Yth.SAHABAT POLRI.ini data oknum polri beserta 2 orang temenya(briptu ERIC mengaku berpgkat KOMBES KADIRLANTAS dan briptu Doby mengaku berpgkat KOMPOL)menipu dgn modus menawarkan brg lelang sitaan mabes polri yang dia tawarkan dgn alsn LEGAL disertai surat2 lengkap dr SAMSAT POLRI dan DISPEMDA dengan meminta uang smpi puluhan juta dgn alasan untuk pengurusan srt dn fee buat KOMANDAN atasnnya,tp ternyata brg tdk ada,dn kabur tdk mau brtanggung jawab/mengembalikan uang korban.(poto nya dilampirkn):BRIPKA DENNY ARDY SUSANTO.mengaku Tmpt tugas<Polresta bogor kota kedung halang bogor,mengaku ditlantas mabes polri dn irwasum mabes polri,kendaraan yg dipakainy<motor suzuki skywave nopol F.7670 WC,mengaku beralamat di Perumnas bogor asri II jln. bogenville no. 29 rt.4/rw 7 bogor.indikasi sdh bnyak korban dari masyarakat luas tdk berani melaporkn krn ancaman dia yg berdinas di polri.Dgn hormat SAHABAT POLRI,mhn utk di investigasi dn publikan agar para korban2 nya melaporkan ke mabes polri.TRIMS

  8. polisiku says:

    Yth.SAHABAT MAYA.ini data oknum polri beserta 2 orang temenya(briptu ERIC mengaku berpgkat KOMBES KADIRLANTAS dan briptu Doby mengaku berpgkat KOMPOL)menipu dgn modus menawarkan brg lelang sitaan mabes polri yang dia tawarkan dgn alsn LEGAL disertai surat2 lengkap dr SAMSAT POLRI dan DISPEMDA dengan meminta uang smpi puluhan juta dgn alasan untuk pengurusan srt dn fee buat KOMANDAN atasnnya,tp ternyata brg tdk ada,dn kabur tdk mau brtanggung jawab/mengembalikan uang korban.(poto nya dilampirkn):BRIPKA DENNY ARDY SUSANTO.mengaku Tmpt tugas<Polresta bogor kota kedung halang bogor,mengaku ditlantas mabes polri dn irwasum mabes polri,kendaraan yg dipakainy<motor suzuki skywave nopol F.7670 WC,mengaku beralamat di Perumnas bogor asri II jln. bogenville no. 29 rt.4/rw 7 bogor.indikasi sdh bnyak korban dari masyarakat luas tdk berani melaporkn krn ancaman dia yg berdinas di polri.Dgn hormat SAHABAT maya,mhn utk di investigasi dn publikan agar para korban2 nya melaporkan ke mabes polri.TRIMS

  9. hamsik says:

    sebelumnya aku perkenalkan diri, nm ak hamsik umur 35th, asli tinggal dibekasi.. dgn ini saya memberi taukan kpda bapak kapolres bekasi yg terhormat, kami telah mendapatkan info / kabar bahwa di daerah jalan bhakti kartini di perumahan villa bhakti kartini ada warga yg mengontrak hampir 3th dirmh tersebut,2 rumah yg dikontrak memproduksi miras di dlm rumah tersebut, kami menghimbau kpd bapak2 kapolres untuk tangani masalah initerima kasih….. bagi yg baca iklan ini,mohon bantuannya sebesar2 mungkin untuk melaporkan…

  10. hamsik says:

    harap pd semua yg membacanya dilaporkan sm polri yg bersangkutan.. terima kasih

  11. shanty says:

    Pak polisi.sy dr pontianak. Sy mengenal seorang pengusaha kayu ilegal d daerah pontianak.tepat’y di daerah siantan… Nama’y apiang. Org’y msh muda. Hari ini hr sabtu. Mgkn nanti siang ato sore dia akn prg ke tempat dia menjalankn usaha ilegal’y itu… Bpak polisi bs menemukan barang2 bukti’y d sana jk mengikuti’y. Alamat’y di selat panjang. counter plg pertama pas msuk selat panjang yg d sblh’y ad tko kyk mini market. Dia pkai motor vision warna hitam… Harap jgn ksh tahu sy yg info kan. Dan sy harap pak polisi tindak lanjuti ini.Terimakasih

  12. dani says:

    Saya telah dihipnotis jarak jauh oleh orang yang menggunakan no HP 087875925692 (masih aktif) dan 081388448872 (jarang Aktif).

    Saya di hipnotis sehingga mentransfer uang senilai Rp 12.200.000 ke rekening:
    BRI a.n IDA FITRIANI – 080901024766537
    dan
    BCA a.n YANTI – 6820397507

    Mohon Bantuannya, sebab ada yang menduga ini adalah perbuatan kelompok pengikut NII.

Leave a Reply